Bojonegoro Akan Aktifkan Kembali TKPKD

Bojonegoro (Media Center) – Meski angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat berinisiatif mengaktifkan kembali Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) untuk menekan jumlah kemiskinan di wilayahnya yang dinilai masih cukup tinggi.

Tercatat, angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro menunjukkan penurunan dari 16% di tahun 2013 menjadi 14,75% di tahun 2014. Hal ini masih terbilang cukup besar dengan jumlah total penduduk di Bojonegoro yang mencapai 1,2 juta jiwa.

TKPKD ini diketuai oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor: 188/23/KEP/412.11/2012 tentang Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro.

Rahmat Junaidi, Kabid Sosial Budaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro menyampaikan, pihaknya kini tengah berupaya untuk menghidupkan kembali tim yang selama beberapa waktu terakhir tak aktif. Dalam tim ini, Bappeda Bojonegoro berperan sebagai sekretaris tim.

“Kita akan lakukan beberapa langkah penyegaran untuk menghidupkan TKPKD, seperti pelatihan berbasis data yang kuat,” ujarnya saat ditemui kanalbojonegoro.com, Selasa (24/3/2015).

Ia menyebutkan, tak hanya Bappeda, tim ini juga beranggotakan Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) lainnya seperti Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos), Bidang Kesra, Dinas Koperasi dan UMKM hingga perguruan tinggi.

“Kita juga menggandeng Bojonegoro Institut sebagai partner kerja,” lanjutnya.

Junaidi berharap, dengan aktifnya tim tersebut dapat mengurangi angka kemiskinan di Bojonegoro secara nyata dan bukan hanya pada angka.

Sementara itu, Direktur Bojonegoro Institut (BI), Awe Saiful Huda mengungkapkan, pengurangan angka kemiskinan tak semata-mata bertumpu pada peningkatan pendapatan. Karena itu program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan harus tepat sasaran.

“Identitas si miskin, tempat tinggal dan apa saja penyebab mereka menjadi miskin harus jelas,” pungkas Awe.(Lya/dwi)

Sumber : KanalBojonegoro

Meski angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat berinisiatif mengaktifkan kembali Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) untuk menekan jumlah kemiskinan di wilayahnya yang dinilai masih cukup tinggi