Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur

Bojonegoro merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur, terletak pada posisi 111º25′ dan 112º09′ BT, dan 6º59′ dan 7º37′ LS. Di Kabupaten ini, mengalir Sungai Bengawan Solo yang membentang dari bagian Selatan ke arah timur, di wilayah utara Kab. Bojonegoro. Bagian utara merupakan Daerah Aliran Sungai Bengawa Solo yang cukup subur dengan pertanian ekstensif. Sepanjang[…]

Daftar Informasi Publik (DIP) Harus Dipublikasikan

Belakangan ini ramai dibicarakan adanya tuntutan beberapa pihak mengenai transparansi dan peningkatan pelayanan informasi publik jajaran SKPD dan BUMD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Menanggapi fenomena ini, Direktur Bojonegoro institute, Awe Syaiful Huda, menyebutnya sebagai sesuatu yang positif. Ia melihat bahwa masyarakat semakin menyadari tentang pentingnya informasi dan data. Sehingga hal itu dapat memacu pejabat pemerintah untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan. “Pada era keterbukaan, pasti permintaan informasi dan standar pelayanan informasi publik itu akan dituntut selalu naik,” ujarnya.

Data Kemiskinan dan Kemiskinan Data

Kemiskinan bukanlah kecelakaan, seperti perbudakan dan apartheid. Ia ciptaan manusia dan bisa dihilangkan dengan tindakan kemanusiaan. (Nelson Mandela:1918-2013) Kemiskinan dan kesenjangan merupakan permasalahan yang dihadapi oleh setiap pemerintah daerah dan baik negara manapun. Kondisi ini membuat target penurunan angka kemiskinan menjadi sasaran utama dalam Millenium Development Goals (MDGs). Banyak negara yang telah menggelontorkan dana besar untuk[…]

Partisipasi Kepala Daerah Piloting Project RRC Dalam South East Asia Local Leader Forum

Sejumlah Kepala Daerah dari wilayah piloting project program Reversing the Resource Curse, yaitu Bupati Aceh Utara, Bupati Indragiri Hulu, Bupati Bojonegoro dan Sekda Sumbawa Barat hadiri acara“South East Asia Local Leader Forum 2014.” Acara tersebut diinisiasi oleh Jurusan Politik dan Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Article 33 Indonesia bekerja sama dengan Natural Resource Governance Institute, (13/10) di Yogyakarta. Melalui forum ini diharapkan ada sharing pembelajaran atas pengelolaan industri ekstraktif antar Kepala Daerah di Kawasan Asia Tenggara dan bisa memberikan rekomendasi dan kontribusi dalam upaya pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Bojonegoro Institute : Perlunya Integrasi Data dalam Penanggulangan Kemiskinan

Aw. Saiful Huda, menuturkan bahwa untuk menanggulangi permasalahan kemiskinan dibutuhkan peran dari berbagai pihak. Kemiskinan menurutnya, disebabkan oleh banyak faktor, multi-dimensional. Karenanya, menurut dia, masing-masing pihak yang terkait atau berhubungan dengan persoalan kemiskinan harus membangun sinergi, dengan selalu berkoordinasi agar ada keselarasan, ada fokus dan lokus yang tepat. “Perlu sinergi, dan ter-ingrasinya program-program penanggulangan kemiskinan. Karena, selama ini saya melihat masing-masing pihak berjalan sendiri-sendiri”,