Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat

Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Secara geografis KSB terletak di bagian barat Pulau Sumbawa, tepatnya pada 080 29’ dan 90 07’ LS, dan 1160 42’ dan 117005’ BT, yang menjadikan wilayah ini beriklim tropis.

Jumlah penduduk Sumbawa Barat tahun 2013 tercatat sebanyak 121.167 jiwa, dengan sebaran penduduk yang masih terkonsentrasi di pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan yaitu wilayah Kecamatan Taliwang dan Kecamatan Maluk sebagai wilayah lingkar tambang.

Sebesar 65,62 % penduduk berusia 15 tahun keatas merupakan penduduk angkatan kerja, dan sebagian besar bekerja di sektor pertanian. Di tahun 2013, penduduk KSB yang mengadu nasib ke luar negeri sebagai TKI sebanyak 625 orang, dan 50,4%nya bekerja di Uni Emirat Arab.
KSB mempunyai potensi alam yang sangat besar di sektor pertambangan dan pertanian. Ini bisa dilihat dari sumbangan PDRB terbesar berasal dari sektor pertambangan dan penggalian (87,48%), dan disusul sektor pertanian yang memberiikan andil sekitar 3,69%. PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) merupakan perusahaan besar pertama yang menambang emas dan tembaga di Sumbawa, yaitu di kawasan Batu Hijau, Kab. Sumbawa Barat.

Di sisi lain, potensi alam yang dimiliki KSB, belum sepenuhnya mensejahterakan masyarakatnya. Sebesar 17,10% dari jumlah penduduk KSB merupakan penduduk miskin, dengan jumlah penduduk miskin 21,71 ribu orang. Dengan garis kemiskinan Rp 379,222/Kap/bulan. KSB mempunyai Indeks Kemiskinan (P1) 4,25, dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) 1,47. Sebelumnya, KSB masuk dalam daftar 183 Kabupaten tertinggal di Indonesia, dan ditargetkan tahun 2015 KSB bisa keluar dari status tertinggal ini.

 

Referensi:

Sumbawa Barat dalam angka 2014

Sumbawa Masa Depan NTB