Menyoal Laporan Transparansi Commodity Trading

Indonesia menjadi satu dari delapan (8) negara anggota EITI dalam mentransparansikan commodity trading. Hal ini berkaitan dengan standar EITI 2016 yang mewajibkan transparansi pendapatan pemerintah, termasuk penerimaan BUMN dari in kind material termasuk pembukaan jumlah volume yang dijual dan pendapatan yang diterima. Laporan commodity trading Indonesia akan dikhususkan untuk sektor migas. Pernyataan tersebut disampaikan oleh[…]

Pak Ji Kini Mampu Menyekolahkan Anaknya

Pak Ji, tukang becak motor (bettor) di Bojonegoro, kini mampu menyekolahkan anaknya. “Alhamdulillah, saya bisa menyekolahkan dua anak saya,” ujarnya kepada SatuDunia di perjalanan dari Hotel Fave ke Stasiun Kereta Api Bojonegoro (12/10). Namanya Pak Ji. Kini sehari-hari ia menjadi tukang bettor di Bojonegoro. Biasanya ia mangkal di depan hotel Fave. Sebelumnya ia adalah pedagang[…]

Program DBH Migas Bojonegoro di Persimpangan Jalan

Tahun 2009, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro membuat kebijakan inovatif dengan mengalokasikan 12,5 persen dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk desa-desa se-Kabupaten Bojonegoro. Upaya Pemkab Bojonegoro terkait DBH Migas menjadi percontohan daerah lainnya. “Sayangnya, apa yang diupayakan Pemkab Bojonegoro masih menggunakan payung hukum Peraturan Bupati (Perbub) belum menggunakan payung hukum Perda (Peraturan Daerah),” ujar Dakelan,[…]

Munculnya Elite dalam Program Pemberdayaan di Kawasan Tambang Migas Bojonegoro

“Setelah Exxon beroperasi di Bojonegoro, pertumbuhan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di daerah ini meningkat,” ujar Naim aktivis IdFos Bojonegoro, “Mungkin ini ada kaitannya dengan program pendanaan dari perusahaan di masyarakat.” Sementara itu menurut Biyanto, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Bojonegoro saat wawancara dengan SatuDunia di Bojonegoro (12/10), sebagian LSM yang tumbuh di[…]

Munculnya ‘Bahasa Positif’ di Sakitar Tambang Migas di Bojonegoro

“Akhir-akhir ini di sekitar beroperasinya tambang mulai muncul penggunaan ‘bahasa positif’,” ujar Abdi, penggerak sosial di sekitar kawasan tambang migas di Bojonegoro pada SatuDunia pada 11 Oktober 2017 lalu, “Salah satunya adalah mengganti kata kawasan ring 1 dengan tetangga.” Dalam sector pertambangan dikenal istilah kawasan ring 1, 2 dan seterusnya. Kawasan itu untuk menggambarkan daerah[…]

Belajar dari Fitra Jatim Bangun Kepercayaan Pemda Bojonegoro

Cak Dakelan. Begitu ia akrab dipanggil. Ia adalah koordinator Forum Transparansi Anggaran (FITRA) Jawa Timur. Pada pertengahan tahun 2017, Fitra Jawa Timur menjalin kerjasama dengan PWYP (Publik What You Pay) untuk riset mengenai skema dan efektifitas dana migas untuk pembangunan di Bojonegoro, Jawa Timur. “Biasanya dalam sebuah riset yang melibatkan pemerintah, kendala yang pertama dan[…]

Lahirnya OKB di Kawasan Beroperasinya Exxon di Bojonegoro

“Di kawasan sekitar beroperasinya Exxon ada fenomena sesorang memiliki mobil tapi tidak bisa mengemudikannya,” ujar Abdi salah seorang penggerak masyarakat di kawasan beroperasinya Exxon kepada SatuDunia di Bojonegoro pada 11 Oktober 2017 lalu, “Di kawasan itu muncul banyak orang kaya baru (OKB) setelah perusahaan tambang migas beroperasi.” Menurut Abdi, pada saat Exxon beroperasi banyak penduduk[…]

Praktik Cerdas Pemda Bojonegoro Melawan Kutukan Sumberdaya Alam

Bojonegoro adalah nama yang tak asing lagi di telinga kita, warga Indonesia. Betapa tidak, kabupaten itu memiliki banyak sekali potensi ekonomi. Potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Bojonegoro mulai dari wisata alam hingga sumber daya alam. Salah satu potensi sumberdaya alam itu adalah minyak dan gas (migas). Seperti ditulis di website Kabupaten Bojonegoro [1], kawasan[…]

Munculnya ‘Bisnis Bimbel’ di Mojodelik Bojonegoro

“Saat ini di Bojonegoro, hampir seluruh siswa sekolah mendapatkan beasiswa,” ujar Pak Biayanto, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Bojonegoro saat wawancara dengan SatuDunia di Bojonegoro (12/10), “Pembiayaan beasiswa itu diambilkan dari Dana Bagi Hasil (DBH) migas di Bojonegoro.” Beasiswa itu sangat membantu bagi siswa-siswa dari keluarga miskin. “Kini tidak ada alasan lagi[…]