PWYP Indonesia Hopes the Local Government Responsive to Opennes of Information

PWYP Indonesia hopes the government of West Sumbawa District can give fast respon in implementing the Opennes of Public information.The spirit of opennes public information in local area, will encourage the public service and minimize the corruption.

Oct 24, 2014

Taliwang, Sumbawanews.com.- Koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat Nasional, Publish What You Pay (PWYP) Indonesia yang intens mendorong isu transparansi, salah satunya pemberlakuan Undang Undang Keterbukaan Infromasi Publik (UU KIP) melalui jaringan masyarakat sipil di daerah, berharap, Pemerintah Daerah Sumbawa Barat di Tanah Pariri Lema Bariri itu dapat merespons cepat pemberlakukan UU KIP.

Demikian, diterangkan Manajer Advokasi dan jaringan PWYP, Aryanto Nugroho, kepada Sumbawanews disela sesi Workshop penyusunan daftar informasi publik (DIP) dan Standar Operational Prosedur (SOP) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), di Taliwang, Jumat (24/10) siang tadi.

“Dengan kultur dan semangat filosofi Sumbawa Barat yang terbuka, idealnya pemberlakuan UU KIP sudah semestinya dianggap menjadi kebutuhan. Tentu saja PWYP Indonesia bersama dengan SOMASI NTB sebagai salah satu jaringan PWYP di NTB menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya

Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Workshop Penyusunan DIP dan SOP PPID di lingkup pemerintahan daerah Sumbawa Barat, ia berharap, akan ada hasil yang maksimal, dimana semua PPID dapat menerjemahkan penerapan UU KIP secara tepat.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, semangat keterbukaan infromasi publik didaerah, akan mendorong pelayanan terhadap publik yang maksimal, dan meminimalisir terjadinya Korupsi Kolusi dan Nepotisme didaerah. Apalagi, Sumbawa Barat memiliki keunikan sebagai daerah dengan kekayaan alam yang besar terutama dari sektor pertambangan.

“Kekayaan alam yang ada harus bisa menjadi berkah bukan kutukan. Semangat keterbukaan informasi publik di sektor pertambangan misalnya akan mendorong peningkatan penerimaan daerah dari sektor pertambangan juga bisa manjadi semangat baru yang akan mempercepat peningkatan pelayanan dan pembangunan,” timpalnya. (Unang Silatang)

Sumber : Sumbawanews.com