Munculnya Elite dalam Program Pemberdayaan di Kawasan Tambang Migas Bojonegoro

“Setelah Exxon beroperasi di Bojonegoro, pertumbuhan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di daerah ini meningkat,” ujar Naim aktivis IdFos Bojonegoro, “Mungkin ini ada kaitannya dengan program pendanaan dari perusahaan di masyarakat.”

Sementara itu menurut Biyanto, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Bojonegoro saat wawancara dengan SatuDunia di Bojonegoro (12/10), sebagian LSM yang tumbuh di Bojonegoro itu didirikan untuk mengakses dana PKPO (Program Kemasyarakatan Penunjang Operasi). “Dana itu diambil dari cost recovery,” ujarnya.

Pertanyaan berikutnya, apakah dengan munculnya banyak LSM yang mendapat pendanaan dari perusahaan tambang migas di Bojonegoro berdampak positif bagi pemberdayaan masyarakat?

“Kalau tidak salah pernah ada survei kepuasaan mengenai dampak program pemberdayaan di sekitar kawasan tambang,” ujar Abdi, penggerak sosial di kawasan tambang migas Bojonegoro, “Hasilnya, di kawasan sekitar operasional tambang, tingkat kepuasaannya justru tidak begitu bagus.”

Penyebabnya, lanjut Abdi, tidak semua masyarakat di sekitar tempat operasional tambang menikmati program pemberdayaan. “Ada dominasi elite yang selalu mendapatkan manfaat dari program pemberdayaan,” ujarnya, “Sementara masyarakat lainnya jarang mendapatkannya.”

Hal itu, menurut Abdi, disebabkan karena terputusnya alir informasi mengenai program pemberdayaan masyarakat. “Informasi mengenai program pemberdayaan masyarakat tidak terdistribusi dengan baik,” jelasnya, “Untuk mengatasinya program yang kami jalankan memperluas target penerima sosialisasi program pemberdayaan.”
Dalam sosialisasi program, lanjut Abdi, kita tidak hanya mengundang perangkat desa tapi juga tokoh-tokoh masyarakat informal. “Dampaknya, banyak masyarkat yang mengatakan bahwa baru kali ini bisa mendapat program pemberdayaan,” ujarnya, “Ini upaya sederhana kami untuk memperluas penerima manfaat dari sebuah program pemberdayaan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *